Keterangan Gambar : Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Sabak Auh Tahun 2026 yang dihadiri Bupati Siak Dr Afni Z
SABAK AUH - Masyarakat Sabak Auh yang menghadiri pembukaan MTQ tingkat Kecamatan, Rabu (23/9) terkaget-kaget. Tradisi baru Bupati Siak Dr.Afni yang selalu datang tepat waktu, membawa nuansa baru bagi mereka. Bila biasanya rakyat menunggu pejabat, maka sekarang terjadi sebaliknya.

"Kami kira gosip saja, tapi kenyataan memang Ibu Bupati sampai tepat waktu di kampung kami. Dulu biasanya rakyat menunggu pejabat, sekarang pejabat-pejabat yang menunggu rakyat," kata Hasan, seorang warga Sabak Auh.

Bahkan biasanya acara pembukaan MTQ baru akan dimulai kalau semua kursi sudah terisi. Saling tunggu menunggu. Hingga berakibat pada molornya kegiatan acara sampai tengah malam. Padahal pengisi acara sebagian besar adalah kalangan pelajar.

"Ibu Bupati tadi datang dan langsung minta acara dimulai. Semua kaget. Acaranya tepat jam 8 malam sudah dimulai, jam 10 malam sudah selesai. Biasanya dulu dahlah menunggu lama, acara dimulai di atas jam 9, pernah baru selesai jam 12 malam atau bahkan jam 1 pagi baru pulang. Kasihanlah dulu masyarakat, sekarang sudah beda nampaknya," kata Hasan.
Ribuan masyarakat tampak hadir pada pembukaan MTQ Kecamatan Sabak Auh yang berlangsung khidmat dan meriah. Selain rangkaian agenda resmi, acara diisi dengan penampilan tari kolosol yang dibawakan oleh kalangan pelajar Sabak Auh. Sebelumnya digelar pawai yang dihadiri lebih 3 ribu masyarakat Sabak Auh.
Dalam sambutannya Bupati Afni mengatakan prestasi kafilah MTQ Kabupaten Siak terus meningkat. Tak hanya berhasil memperbaiki posisi peringkat di MTQ Provinsi, kafilah MTQ Siak juga berhasil meraih prestasi di MTQ tingkat Nasional.
"Ananda Afif dari Mempura, meraih juara II Nasional bidang tartil. Prestasi ini yang tertinggi dari kafilah Riau, dan menjadi penambah semangat kita dalam membina insan Qurani di Siak," kata Afni.
Meski tengah efesiensi anggaran, Bupati perempuan pertama di Siak itu memastikan tidak akan mengganggu dukungan pada pembentukan karakter mencintai Al Quran.
"Anggaran LPTQ malah kami naikkan di tengah efesiensi. Ini tidak terlepas dari dukungan DPRD Siak dan semua pihak. InsyaAllah kita akan terus jaga komitmen, termasuk dengan memindahkan kantor LPTQ Siak ke lokasi yang lebih strategis, Alhamdulillah terlaksana tanpa membebani APBD," kata Afni.
Pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan se Kabupaten Siak berlangsung secara bertahap selama hampir satu bulan. Selanjutnya peserta terbaik akan diutus mengikuti MTQ tingkat Kabupaten tahun 2026 yang akan digelar di Koto Gasib, dan MTQ tingkat Provinsi di Rokan Hulu.(Win)
Tulis Komentar